Sabtu, 27 Maret 2021

Renungan Sabtu 27 Maret 2021

50 "dan kamu tidak insaf, bahwa lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa kita dari pada seluruh bangsa kita ini binasa."

REFLEKSIKU

Ternyata kematianMu sudah tidak dapat diragukan lagi adalah untuk keselamatan diriku, tetapi dari sudut pandang manusia justru Engkau dikorbankan dan dibunuh untuk keselamatan kaum Farisi dan ahli Taurat dari kebangkrutan dan bangsa Romawi. Engkau berpikir untuk keselamatan aku sementara sedangkan aku kadang berpikir hanya untuk diriku sendiri. Maka dari itu pelayananku hanyalah untuk kemuliaanMu bukan untuk aku bermegah diri.

DOAKU
Ya Yesus yang baik, sedapat mungkin aku akan mencoba untuk menghilangkan rasa keakuanku sehingga yang kulakukan hanya untuk orang lain agar mereka merasakan kemuliaanMu. Amin

Jumat, 19 Maret 2021

Renungan Rabu, 17 Maret 2021

Yohanes 5:20 Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi dari pada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran.

REFLEKSIKU

Aku beruntung relasiku dengan Tuhan relasi yang tdak hambar, formalitas dan kering, namun sebuah relasi antara Bapa dan anak yang penuh dengan contoh, mendengarkan dan didengarkan, relasi yang penuh kasih dan sukacita, karena Bapa tahu persoalan-persoalan yang akan dihadapi anakNya didunia ini.

DOAKU

Ya Yesus yang baik, aku sungguh berterimakasih atas segala sesuatu yang Engkau kerjakan dan Engkau katakan agar dapat aku ikuti dan ku jadikan pedoman hidupku, sehingga tutur kata dan pancaran kasihMu dapat ku bawa kepada mereka disekitarku. Amin 

Senin, 15 Maret 2021

Renungan Senin 15 Maret 2021

 Yohanes 4:49-50 (TB)  Pegawai istana itu berkata kepada-Nya: "Tuhan, datanglah sebelum anakku mati." 

Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, anakmu hidup!" Orang itu percaya akan perkataan yang dikatakan Yesus kepadanya, lalu pergi. 

REFLEKSI

Pada titik tertentu dimana aku tidak berdaya disitulah aku membutuhkan Tuhan, lalu bagaimana saat aku berjaya? Keberdayaanku membuat aku menjadi rapuh, hubunganku dengan Tuhan hanya sekedar seremonial belaka, tanpa kusadari aku hidup dalam kematian. Kesenanganku, kemandirianku, kebahagiaanku seketika akan lenyap jika aku mengalami masalah yang mematikan. Sangatlah berbeda jika aku hidup dalam Yesus, dunia tidak dapat mematikanku, aku akan tetap hidup selamanya.

DOA

Ya Yesus yang baik, semoga aku semakin giat membaca FirmanMu yang akan menguatkan kepercayaanku, seperti pegawai istana yang percaya akan perkataan yang Engkau katakan kepadanya. Amin


https://alkitab.app/v/0321feada207

Sabtu, 06 Maret 2021

Refleksi Harian Katolik 06 Maret 2021

 

Hari biasa
Pekan II Prapaskah
Mi. 7:14-15,18-20;
Mzm. 103:1-2,3-4,9-10,11-12;
Luk. 15:1-3,11-32.
BcO Ul. 32:48-52; 34:1-12

Luk 15:20Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.

Refleksi:
Aku terkejut ternyata BAPA telah menantikanku disaat aku ingin bertobat, padahal aku merasa tidak layak merasa tidak mampu, disaat aku sadar dan ingin bertobat IA bahkan berlari dan merangkul dan menciumku. Memang kasih-Nya tanpa syarat, setia dan penuh pengampunan.

Doa:
Ya Bapa yang baik, kuatkanlah aku dan berilah rahmatMu agar aku kuat terhadap godaan bimbinglah aku untuk perubahan hatiku agar seperti Engkau, doa ini kupanjatkan dalam Yesus Kristus penyelamatku. Amin