Rabu, 30 Agustus 2023

Matius 23 ayat 27-32

Hai orang Farisi yang buta, bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan itu, maka sebelah luarnya juga akan bersih. (TB Mat 23:26)

Dulu aku penuh dengan dosa, itu karena kebebasanku. Namun setelah aku berteman dengan Yesus, aku harus membebaskan diriku dari dosa. Bukan hanya sikapku saja yang kuubah namun harus dari hatiku, maka secara otomatis sikapkupun akan berubah dengan sendirinya.

DOAKU
Ya Yesus yang baik, hindarilah aku dari pencobaan dengan membimbing aku dalam melaluinya. Amin

Sabtu, 26 Agustus 2023

Matius 23 ayat 1-12

Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya. (TB Mat 23:4)

Aku tidak suka dengan orang yang  membuatku marah. Aku ingin mereka melakukan seperti yang aku ingini. Namun aku sadar bahwa akupun pernah membuat orang marah, dan sengaja melakukan yang tidak mereka ingini agar mereka kesal dan jengkel. Seharusnya aku mau menerima kesalahan orang dan mengakui jika aku melakukan kesalahan. Aku harus mendoakan diriku agar dapat menerima rasa hati ini dan mendoakan mereka atas perbuatannya yang mungkin tidak merela sadari. Dan yang paling penting ukuran yang kupakai pada mereka bukan dari padaku, melainkan hanya dari padaMu Tuhan.

DOAKU
Ya Yesus, aku ingin menyentuh apa yang Engkau ajarkan dengan menerima beban yang akan aku pikul, karena aku tahu bebanMu itu pasti menyenangkan. Amin

Rabu, 23 Agustus 2023

Matius 20:1-16

Ambillah bagianmu dan pergilah; aku mau memberikan kepada orang yang masuk terakhir ini sama seperti kepadamu. (TB Mat 20:14)

Yang aku dapatkan dari Yesus adalah rahmat keselamatan akan kehidupan kekal. Itu bukan dari usahaku.Itu dari kemurahan hati Allah kepadaku. Rahmat itu diberikan tidak mengenal waktu, usia asal aku mau membuka hatiku saja.

DOAKU
ya Yesus yang baik, sungguh sangat beruntung aku telah mengenal Engkau. Namun bimbinglah aku dalam setiap perubahanku. Amin

Selasa, 08 Agustus 2023

Matius 15:1-2, 10-14

“Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.” (TB Mat 15:11)

Bagaimana caranya perkataanku agar tidak menyakiti orang, membicarakan kejelekan orang, rasanya puas mengasyikkan jika itu semua kulakukan. Tetapi karena aku hidup dari kebaikan Tuhan, atas udara yang kuhirup, atas makanan yang kedapatkan sehari-hari, maka sudah barang tentu kebaikanlah yang Tuhan inginkan dariku melalui sikap dan mulutku. 

DOAKU
ya Yesus yang baik, FirmanMu menguduskan aku, oleh sebab itu penuhilah Roh Kudus dalam hatiku agar aku dapat mengerti akan kehendakMu. Amin