Mungkin aku baru bisa mengendalikan mulutku ya Tuhan, walaupun kadang-kadang tidak juga bisa aku kendalikan. Disaat aku mengendalikan mulutku maka disitulah aku merasakan hatiku yang masih penuh dengan perasaan kesal, sakit hati, kecewa maupun dendam. Disaat itulah aku sadar bahwa Engkau menantikan pilihanku agar aku mau membuka hatiku agar Engkau masuk dan menguduskan hatiku.
Doaku. Ya Yesus yang baik, puji syukur atas penyertaanmu dalam setiap permasalahanku sehingga terasa ringan dan atas penyembuhanMu terhadap hatiku yang terluka karena hatiMu yang Maha Kudus. Semoga aku selalu membuat pilihan yang terbaik. Amin